Hadits: Jangan Marah

Hadits ini tentang larangan untuk marah. Dimana hadits ini juga termasuk salah satu dari hadits arba’in yang disusun oleh Imam An Nawawi, mudah-mudahan beliau dirahmati Allah SWT. Hadits ini cukup pendek tapi mengandung makna yang dalam, berikut sanad dan matan serta isi kandungan/ pelajaran-pelajaran yang dapat diambil dari haditsnya (syarah):

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَنَّ رَجُلاً قَالَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: أَوْصِنِي، قَالَ : لاَ تَغْضَبْ فَرَدَّدَ مِرَاراً، قَالَ: لاَ تَغْضَبْ
[رواه البخاري]
Terjemah hadits / ترجمة الحديث :
Dari Abu Hurairah radhiallahuanhu sesungguhnya seseorang bertanya kepada Rasulullah sholallohu ‘alaihi wa sallam : (Ya Rasulullah) nasihatilah saya. Beliau bersabda : Jangan kamu marah. Beliau menanyakan hal itu berkali-kali. Maka beliau bersabda : Jangan engkau marah. (Riwayat Bukhori )

Continue reading

Advertisements

MARAH ?

Ini adalah salah satu tips menghilangkan amarahmu dan mengubahnya menjadi tawa. Tips ini diambil dari salah satu buku Bestseller karya Andreas Harefa bersama Hendri Bun berjudul “UBAH AMARAHMU JADI TAWA”.

Dulu kita sering mendengar ungkapan: jangan suka marah nanti jantungan Mungkin ungkapan tersebut ada benarnya. Sebuah studi di AS menunjukkan pria yang bertemperamen keras lebih berpeluang mengalami sakit jantung dini dibanding pria yang lebih kalem. Studi yang melibatkan lebih dari seribu responden ini menyebutkan, pria yang selalu berada pada situasi penuh tekanan dengan perasaan marah dan mudah tersinggung akan mengalami peningkatan risiko gangguan jantung sampai tiga kali lipat sebelum berusia 55 tahun. Pria dengan kondisi ini juga lebih sering terkena serangan jantung sebelum berumur 55 tahun.

Sebelum makin serius bacanya, mungkin bisa break dulu dengan cuplikan cerita konyol ini. Continue reading