Hilang

Saat pertama kumelihatmu

Saat kau memberiku senyum terindah itu

Sosokmu yang menyapaku

Bagitu tenang dan bijak

Hidupku kembali berwarna

Saat aku sedang terjatuh Continue reading

Advertisements

Apakah Anda Menyukai Tebu atau Gulanya?

Habis manis, sepah dibuang,” betapa pandainya para sepuh kita membuat perumpamaan. Orang-orang yang dinilai sudah tidak berguna lagi disisihkan begitu saja. Kadang kita marah, kalau diperlakukan seperti sepah. Padahal, kita juga akan membuang sepah itu jika sudah tidak ada lagi rasa manisnya. Ini soal siapa pelaku dan siapa korbannya saja. Kita tidak suka jadi korban, itu saja. Bukankah kita juga tidak ingin menyimpan sepah dirumah? Wajar jika sepah itu dibuang. Yang tidak wajar adalah yang belum menjadi sepah sudah dibuang. Juga tidak wajar jika kita sudah menjadi sepah, tetapi menuntut orang lain untuk terus menerus menikmati rasa manis yang sudah tidak kita miliki lagi. Ngomong-ngomong, ‘sepah’ itu apa sih? Continue reading

Kudengar Kasih Sayangnya

Kisah ini dikutip dari buku A Cup Of Chicken Soup for the Soul.

Sepanjang hidupku, semasa pertumbuhanku menjadi dewasa, aku tidak pernah mendengar ayahku mengucaapkan kata-kata “Aku sayang padamu”. Apabila seorang ayah tidak pernah mengucapkannya sewaktu anaknya masih kecil, maka dengan bertambahnya usia, si ayah akan semakin sulit saja baginya untuk mengatakannya. Terus terang saja, aku benar-benar tidak ingat kapan terakhir kalinya aku mengucapkan kata-kata itu kepadanya. Karenanya, pada suatu kali aku memutuskan untuk menyingkirkan perasaan gengsi dan melakukan langkah pertama. Dalam percakapanku dengan ayahku yang berikut melalui telepon, setelah agak sangsi sejenak, aku mengucapkannya, “Ayah… aku sayang padamu!” Continue reading

Jangan Membuka Mulut Anda Terlalu Lebar !

Kisah ini dikutip dari http://anggaarie.blogspot.com

Dalam sejarah Yunani, Socrates terkenal sebagai tokoh yang sangat bijak. Suatu hari ia bertemu dengan kenalannya yang berkata, “Anda tahu apa yang baru saja saya dengar tentang teman anda?”

“Tunggu dulu,” jawab Socrates. “sebelum anda bicara apa2, saya ingin anda melalui tes kecil. Namanya THE TRIPLE FILTER TEST”

“THE TRIPLE FILTER TEST?” Continue reading

Surat Dari Anak Yang di ABORSI

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Teruntuk Bundaku Tersayang…..
Dear Bunda…..
Bagaimana kabar bunda hari ini? Semoga bunda baik-baik saja. Nanda juga di sini baik-baik saja bunda. Allah sayang banget deh sama nanda. Allah juga yang menyuruh nanda menulis surat ini untuk bunda, sebagai bukti cinta nanda sama bunda.
Bunda, ingin sekali nanda menyapa perempuan yang telah merelakan rahimnya untuk nanda diami walaupun hanya sesaat. Bunda, sebenarnya nanda ingin lebih lama nebeng di rahim bunda, ruang yang kata Allah paling kokoh dan paling aman di dunia ini, tapi rupanya bunda tidak menginginkan kehadiran nanda. Jadi, sebagai anak yang baik, nanda pun rela menukarkan kehidupan nanda demi kebahagiaan bunda. Walaupun dulu, waktu bunda meluruhkan nanda, sakit banget bunda, badan nanda rasanya seperti tercabik-cabik, dan keluar sebagai gumpalan darah yang menjijikkan, apalagi hati nanda, nyeri, merasa seperti aib yang tidak dihargai dan tidak diinginkan.

Continue reading

Kisah : AKU SANGAT MENCINTAINYA

Pendeta sudah hampir selesai membacakan doa pada upacara pemakaman. Tiba-tiba pria berumur 78 tahun yang istrinya, teman hidupnya selama lima puluh tahun, meninggal dunia dan baru saja dimakamkan berseru dengan sedih, “Aduh, aduh, betapa besarnya cintaku kepadanya!” Ratapannya itu terasa mengganggu ketenangan upacara yang berlangsung khusyuk itu. Para anggota keluarga dan teman-teman yang berdiri di sekeliling makam tampak kaget dan bingung karenanya. Anak-anak pria itu, yang semua sudah dewasa berusaha menenangkannya, “Sudahlah Ayah, kami mengerti. Sudah, tenanglah.”

Pria lansia itu menatap peti mati yang dengan perlahan-lahan diturunkan ke dalam liang makam, sementara pendeta mengakhiri doa. Setelah selesai, sanak keluarga dipersilahkan menaburkan tanah ke atas peti mati sebagai tanda bahwa maut merupakan akhir yang pasti. Hadirin secara bergilir melakukannya, kecuali pria lansia itu. “Ya ampun, aku sangat mencintainya!” ratapnya dengan suara keras. Ketiga anaknya berusaha lagi menenangkannya, tetapi ia terus saja beratap, “Aku mencintainya!”

Image Continue reading

Mengalahkan Pikiran Negatif !!

Berdasarkan beberapa penelitian ilmiah disimpulkan bahwa berpikir negatif memberikan pengaruh buruk yang lebih besar dibandingkan dengan dampak positifnya. Salah satu pengaruh berpikir negatif adalah melemahkan sistem kekebalan tubuh. Berpikir negatif juga menyebabkan seseorang tertekan dan kehilangan banyak energi. Dampak yang lebih buruk dari berpikir negatif adalah mengakibatkan seseorang tidak mampu lagi berbuat sesuatu untuk menciptakan prestasi maupun kebahagiaan.

Kisah asmara sepasang muda-mudi berikut ini menjelaskan bagaimana pikiran yang negatif menyebabkan kisah asmara itu kandas begitu saja.

Tragedi itu bermula ketika pemuda tersebut harus pergi berjuang ke medan perang. Pada saat menghadapi peperangan, kaki kanannya putus terkena bom. Ia merasa tidak lagi pantas memiliki gadis pujaan hati karena cacat kaki. Continue reading