Hilang

Saat pertama kumelihatmu

Saat kau memberiku senyum terindah itu

Sosokmu yang menyapaku

Bagitu tenang dan bijak

Hidupku kembali berwarna

Saat aku sedang terjatuh

 

Kini…

Lentera-lentera itu telah meredup

Sandiwara langit itu telah usai

Sebening perhatianmu telah memudar

Istana mimpi yang telah kita bangun,

kini telah usang

Senyum yang dulu untukku tak terlihat lagi

 

Prasangka mereka telah buatmu pergi

Ingin aku berkata, itu bukan aku!

Mereka hanya omong kosong yang tak perlu kau dengar!

Namun, temanmu ini hanyalah seorang pengecut

Yang tak mampu menyampaikan kebenaran itu

 

Mungkin inilah garis hidup kita

Yang tak ingin kita bersama

Kini…

Kau hanya kembang yang telah layu

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s